Wednesday, 19 January 2011

Dadih Jell-O

A bit weird, isn't its name? I dunno know where it comes from. I don't even know what does Dadih mean. What I know is, this is my favorite dessert. Always ask my nemo to bring it every time he goes to Bandung. The taste of it is terrific. Imagine a jelly pudding, only with more soft texture.


Dadih Jell-O is a healthy jelly presented by Kherby Deli. It has many flavor, my favorite ones are Chocolate, Green Tea, Taro, and Strawberry. Actually all the flavors taste great. You really should try at least one.


You can grab this jelly at Kherby Deli Resto (tho it's a restaurant, I never taste other products or food served by it, all I know is its one and only lovely jelly).

Kherby Deli Resto
Jl. Cinere Raya 36A (across from Cinere Mall, near Bank Mandiri)
021 7543133

Tuesday, 18 January 2011

No Gold For You, Nemo..

Ini looh hadist yang menyebutkan larangan laki-laki muslim pake emas dan sutera. Selama ini saya dengernya "katanya-katanya" mulu, ga pernah liat langsung hadistnya tuh bunyinya kaya apa. So, here it is. I got this from a blog belongs to Abiyazid. I guess, this is something I need to share to you, if you're a Moslem of course.

  1. Diriwayatkan dari Umar, dia berkata, “Rasulullah shallallahu alayhi wasalam pernah membuat cincin emas, dan ketika memakainya meletakkan matanya dibagian dalam telapak tangannya, maka orang-orang jugamembuat cincin emas. Kemudian Rasulullah duduk diatas mimbar dan menaggalkan cincinnya sambil bersabda, ‘Sungguh aku telah memakai cincin ini dan aku letakkan matanya di perut telapak tangan‘ Lalau beliau membunag cincinitu sambil berkata, ‘Demi Allah aku tidak akan memakainya lagi selama-lamanya‘ maka orang-orang pun membuang cincin mereka”(HR Bukhari dan Muslim).
  2. Diriwayatkan dari Abu Hurairah radiallahuanhu, dia berkata, “Sesungguhnya Nabi shallallahu alayhi wasalam melarang memakai cincin emas“(HR Bukhari).
  3. Nabi shallallahu alayhi wasalam pernah melihat sebuah cincin emas ditangan seorang lelaki, lalu beliau melepaskan cincin itu dan membuangnya, seraya bersabda, “Salah seorang dari kalian sengaja mengambil bara api neraka dan meletakkannya ditangannya“, Setelah itu Rasulullah pun pergi. Para sahabat berkata kepada lelaki itu “Ambillah cincinmu itu dan manfaatkanlah“. Lelaki itu menjawab “Tidak demi Allah, aku tidak akan mengambilnya setelah Rasulullah membuangnya“. (HR Muslim)
  4. Diriwayatkan dari Abu Umamah, bahwa Nabi shallallahu alayhi wasalam pernah bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah mengenakan sutra dan (memakai perhiasan emas).“(HR Ahmad, Hakim dan Ath-Thabrani)
  5. Diriwayatkan dari Ali radiallahuanhu, bahwa Rasulullah shallallahu alayhi wasalm pernah bersabda, “Diharamkan memakai sutra dan emas bagi kalangan laki-laki umatku dan dibolehkan bagi kalangan wanitanya “. (HR Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa’I dan Ibnu Majah)

O Ring

Done blogwalking. It encourages me to write again. I did tell you that my nemo and I have already made our wedding ring, didn't I? Kayaknya cuma kita doang yang memulai semuanya starts from wedding ring.

Dimulai dari browsing-browsing model-model cincin kawin. Seperti umumnya para wanitah, gue pun pengennya cincin emas kuning, tapi oh tapi, ada hadist shahih yang melarang laki-laki pake cincin emas. Hmm, baiklaaah, jadi gue nyarinya cincin emas putih, dan gue pun mulei mencari-cari chemical elements lain yang biasa dipake buat cincin kawin. Jawaban mister gugel yang pertama adalah Titanium.

(click here to find out where I got these pics)

Ini nih titanium wedding ring yang gue suka. Not about the design ya, it's about the colour, me want that unique colour. Apalagi yang itemnya. Cuma kalo yang item sih jadinya kayak cincin maenan yah. Tapi dua-duanya ditolak mentah-mentah sama si mamah "nggak kaya cincin kawin teh.." Justru karna itu aku suka, mommieee..

Lanjut ke jawaban mister gugel yang kedua: Platinum. Tapi logam yang satu ini mahiiiilll pisaaaaan bok! Jadilah langsung skipped.

Naah, tapi udah gitu, si gue binun dah. Ngobrol sama temen kantor, dia sih mau pake perak aja buat cowonya, dan dianya pake emas putih. Tapi silver kan gampang menghitam bukan ya? Ada yang bilang juga, yellow gold juga gapapa, nanti yang cowo gausah dipake cincinnya. Yak. Usul yang sukses bikin gue histeris. Nggak ada ya ceritanya suami gue ntar kagak pake cincin kawin. Becanda bener deh.

Sampe suatu hari ngobrol sama temen yang mau married juga. Dia bilang dia bikin di Soulmate Wedding Ring. Soalnya disitu bisa bikin cincin dari palladium. Nah loh apa lagi itu? Buat penjelasan palladiumnya disini. About the difference between those three metals, according to this site:
Palladium is a precious gray-white metal part of the platinum family. It will never tarnish or change its natural color; it is a hypoallergenic metal. Platinum is a white metal, but unlike gold it is used in jewelry at 90-95% pure. Platinum is extremely long wearing and is very white, so it does not need to be Rhodium plated. Platinum is very dense and heavy, so a platinum ring will feel heavier than a gold ring. White gold is an alloy of gold and some white metals such as silver and palladium. White gold can be 18kt, 14kt, 9kt or any karat.
Jadi, palladium ini sejenis besi, liat tabel periodik kimia, palladium (Pd) ada setingkat diatas Platinum (Pt) dan dibawah Nickel (Ni). Setau gue, cincin yang terbuat dari palladium, harusnya nggak mengandung emas sama sekali.

Speaking of which, jadilah si palladium itu yg dipilih buat si pacar, sementara saya, tentunya tetep pake white gold. Dan design yang dipake adalah yang ini, only I modified the design a bit, diamondnya satu di tengah, plus masing-masing dua diamong keciiill di kanan-kirinya:



Here's a little note for you who are searching for wedding ring:
a platinum, is literally not a white gold. When someone offers you platinum ring with affordable price, then you should be suspicious about it. You better buy it from a reputable jewelry store. As far as I know, platinum ring cannot be custom made here in Indonesia. It has to be made outside this country, so it's more like an imported ring. That's what makes it utterly expensive.

*Literally nggak sabar pengen cepet-cepet jemput si cincin

Monday, 17 January 2011

Aren't They Adorable?

I'm surrounded by these uber cute babies..


Upper (left-right): Baby Varo (Teh Anggi-Rendy), the twin babies Latief-Malik (Teh Pipit-Mas Joko), Baby Athala (Teh Nia-A Eri 3rd son)
Lower (left-right): Baby Mina (Teh Ajeng-Windi), Baby Mola (Ninies-Anto), Baby Fathar (Teh Ai-A Ardi), Baby Qinan (Teh Lia-A Boy)

Progress

Hi there. Weekend was over just too soon, don't you think so? Tapi alhamdulillah, there's a little progress in my wedding preparation. I finally met Tante Aam, most likely bakal pake si tante ntar buat pengajian, akad nikah, plus resepsinya. Gue udah dag dig dug der takut fee-nya kemahalan, mamahku udah wanti2 sama si tante, "ulah awis2 nya". Tapi belum bisa tau pastinya berapa, nanti dikabarin lagi ceunah. Tapi most likely, kalo harganya cocok or beda2 tipis sama budget, gue bakal pake Tante Aam. Mudah-mudahan cocok. Amin. Biar eik kagak pusing2 lagi nyari2 perias pengantin. Kalo gak cocok, ya ujung-ujungnya pake makeup artist yang pernah gue sebut-sebut di post kemaren-kemaren.

Last Saturday night, I (bela-belain) skipped hangin' out with my besties just to do the test food. Penting juga soalnya, test food Harmony Catering, dan acaranya malem pula. Jadi bisa lebih enak reviewnya, apple to apple-nya dapet, secara si gue marriednya insyaallah malem juga.

Right, back to reviewing catering Harmony. Yang kawin nikah malem itu ambil paket Safir (over another four package options). Overall, the food, mau yang di stall ato yang di prasmanannya, enyaaaak semuanya... Yang gue and nyokap cobain itu, Beef Wellington (I love its gravy), Chicken Kiev (agak biasa ajah, tapi enak juga), Kebab (mom underestimated this one, turned out she's absolutely wrong), and Ribs Steak (yaoloooh dagingnya meuni lembut pisaaan, enyaaak!). Menu prasmanannya: Lidah (ntah dimasaknya gimana, tapi diabisin aja dengan singkat ama mamahku), Ayam Cabe Ijo (I supposed namanya itu, gatau juga deng pastinya apa, tapi ini pun enak bener), Udang (ini juga gatau dimasak apaan tapi kok ya enak juga) plus Sup sesuatu (hahaa, kagak tau namanya apaan, pokonya enyaak).

Gue suka juga sama dekorasi and menu servingnya. Apik banget. Emang ga se-perfect dekornya DiEllabira nya Tante Ella sih, tapi ya nggak bisa dibandingin juga sih, dekornya Harmony kan udah ga nambah fee lagi, sepaket sama cateringnya, while Tante Ella, fee dekornya aja bisa sama dengan harga catering buat 1000 porsi. Yak, itung ndiri deh.

Abis test food, gue sama nyokap ngobrol2 sama yang punya cateringnya, Mba Winda sama suaminya. Sebelum test food, gue pernah ke kantornya buat nanya harga dan perintilan lainnya, sekalian minta surat buat test food. Truuus, ternyata Mbak Winda bilang, harga yg waktu itu dikasih, bakal berubah kalo DP setelah akhir Januari. Aduhduhduh, mauuu nangis gueeee.. Padahal kan mau mikir-mikir dan test food lebih sering lagi.

Akirnya ngobrol sama juragan yang punya duitnye, ternyata emang si papah juga udah suka sama ni catering (padahal test food juga kagak, cuma gara-gara menu booknya keren doang, hahaa). And I've tasted Harmony before at my friend's wedding dan rasanya pun emang enak-enak. Dan atas nama penghematan, gue emang pengennya ambil yang paket catering plus dekor. Dan (lagi!) setau gue, yang paket kaya gitu, setelah banding-bandingin pricelist sama catering lain, so far paling bagus dan paling banyak fasilitasnya ya Harmony.

Jadilah tadi siang gue DP-in tu catering. Bismillah. Semoga pas di nikahan gue rasa makanan and dekornya nggak berubah. Amin.

Sunday, 16 January 2011

Techno Dummy

Yes, I'm such a dummy when it comes to technology and its friends. Gosh, it took me hours to re-design my blog. By design I meant, of course I'm using those freebies taken from super-creative website. There's a bunch of tutorial about everything you need to customise your blog, yet instead of making it easier, it makes me even more confused. Nah, there's nothing wrong regarding those tutorials, it's just me. And here's the best I could do.

Due to I spent too much time ngotak-ngatik my blog design, I think I'll just skip writing about my day.

*L to the A to the Z to the Y*

Thursday, 13 January 2011

Ting Nang Ning Nung

Ter-ngga ada kerjaan. Writing sounds nice. Mau cerita soal progress nikahan nih. Meminjam istilahnya Nadia, I'm getting closer to be a Bridegila. Padahal baru mulei inih. I've told you that I've made some survey via internet upon some things, didn't I? It kinda helps, really. If you're preparing your wedding, then start with the internet. Terutama, untuk orang kaya gw, yang males untuk nelpon or sms vendor2 kalo belom pasti bakal pake tu vendor.

Okay, yang pertama dicari.. kayanya sih make up artist. Oh, I once wondering about the word MUA, almost everyone in weddingku said that word. Later I found out it stands for Make Up Artist. Oh, silly me, betapa nggak gaulnya gw. Tsk.

So far, yang banyak nyaranin dan saya pun suka sama makeupnya itu: Suryaraka, Daday Khogidar, dan teh Yuyun.

Tapiiiii, dari dulu nih, pas jamannya sepupu2 gw nikah dan gwnya masih kuliah, pengeeen banget nanti pas nikah, dirias sama perias pengantin adat Sunda. Nah, too bad, informasi soal ini cuma bisa didapet dari mamah dan uwa2 (baca: tante in Sundanese), susah banget nyari di internet.

Waktu sepupu gw nikah tahun 2006, dia dirias sama Tante Elly, trus gw blg ke mamah, "nanti aku nikah, periasnya Tante Elly yah". Si mamah waktu itu cuma senyum doang. Tapi apa mau dikata, kata mamah, Tante Elly sekarang lg sibuk ngurus suami (atau anaknya ya gw lupa) yg lagi sakit, jadi ga bisa ngerias lagi. Yhuaaaaaa... Cedih deh eik.

Laluuuu, tanya punya tanya, ada lagi nih yg ngerias sepupu gw yg lain (yes, I have a lot of cousins), yg katanya emang paling bagus sekarang ini di Bandung, Hetty Sunaryo. Tapi kata mamah lagi, tampaknya out of budget, huhuuu.. Yak, skip lagi deh. Other possible candidate akhirnya jatoh kepada Tante Aam. Tau dari ibunya sahabat gw, Ninies, katanya bagus, manglingi, dan tidak semahal Tante Hetty. Dan ternyataaa.. tante Aam ini adalah anaknya yang dulu ngerias mamahku pas nikah. I hope that's a good sign. :)

Harusnya sih janjian ketemuan sama Tante Aam bulan Desember kemaren, tapi mamah dengan hebatnya pake acara nomer hape si Tante ditambahin satu angka. Yaiyalaaah, disms kagak bales. Hadeuuuh. Jadi akhirnya di re-schedule, dan baru sabtu ini rencananya ketemunya. Huff. Mudah-mudahan lancar dan mudah-mudahan berjodoh. Amin.